Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehidupan. Tampilkan semua postingan

Kamu ingin punya Keahlian?! Bisa Banget Kok dengan Tips Berikut Ini...


Mungkin sebagian dari kamu pasti pernah merasa kalau hidup terasa stagnan. Merasa kalau sejauh ini belum ada pencapaian yang bisa membuat hidup mu lebih berarti atau patut dibanggakan. Ini semua dapat terjadi karena kamu merasa tidak punya keahlian.
Kamu selalu punya ide untuk mengembangkan sebuah keahlian tapi pada akhirnya kamu jadi cepat bosan dan sering mengganti-ganti hal yang ingin kamu pelajari. Memang bagus sih belajar banyak hal tapi ada baiknya jika kamu bukan tipe orang yang multi-tasking, untuk fokus ke satu hal terlebih dahulu. Berikut tips-tips buat kamu agar kamu bisa benar-benar mengembangkan keahlian kamu dan gak berhenti ditengah jalan.

1.       Prioritaskan Keahlian yang Sudah Pernah Coba Dikembangkan

Sebelum kamu mulai dengan keahlian baru lainnya, coba list lagi keahlian apa saja yang dulu pernah kamu coba kembangkan. Catat dalam sebuah note, apakah itu menulis, bermain gitar, melatih vokal, basket, dan sebagainya. Ketika sudah di-list semua, kamu lihat-lihat lagi dan sebisa mungkin coba kembangkan keahlian yang ada di list itu dulu, jangan yang baru lagi. Kenapa? Supaya progress kamu gak mulai dari nol lagi. Perkembangan kamu akan lebih kentara sehingga kamu akan lebih termotivasi untuk mempelajari keahlianmu dengan lebih giat.

2.       Berani Say “NO”

Ketika kamu sedang mengembangkan sebuah keahlian, sangat lumrah terjadi jika tiba-tiba muncul keinginan untuk berpaling ke keahlian yang lain. Kejadian ini bisa muncul ketika kamu habis menyaksikan film ataupun melihat seseorang yang berhasil dengan keahliannya. Contohnya, misalkan kamu habis menonton film Bruce Lee di tv, rasanya badan mu terasa ringan dan kamu jadi bisa kungfu seketika. Kamu jadi tertarik belajar kungfu padahal kamu sedang fokus-fokusnya let’s say belajar futsal. Stop it. Tanamkan dalam benakmu,”No. Aku lagi mau fokus dengan futsal.” Karena kalau sedikit-sedikit ganti, kapan jadi ahlinya.

3.       Buat Target

Salah satu  penyebab rasa bosan dalam belajar adalah perasaan stuck atau tidak berkembang. Memang kalau kamu asal berlatih tanpa ada target spesifik yang ingin dikejar rasanya kemampuan kamu bakal segitu-segitu saja. Oleh karena itu membuat target capaian yang ingin diraih beserta rentang waktunya dapat membantu kamu untuk melihat sejauh mana progress yang kamu buat. Buatlah target secara bertahap dari yang paling mudah dicapai hingga yang sifatnya advanced. Jangan tiba-tiba langsung menargetkan yang susah dicapai terlebih dahulu karena kamu bisa banget bosan atau depresi duluan sebelum target mu bisa tercapai. Misalkan kamu sedang mendalami gitar, kamu bisa membuat target bisa memainkan fingerstyle “Kiss the Rain” by Yiruma dalam rentang waktu satu bulan. Target tersebut dapat dikatakan realistis kalau kamu sudah menguasai dasar-dasar dalam bermain gitar. Tapi kalau kamu masih baru belajar gitar dan membuat target seperti tadi, target tadi bisa jadi kesusahan. Ingat juga untuk realistis dalam penentuan rentang waktu untuk mencapai targetnya. Kalau kamu masih newbie banget dalam bermain gitar dan menargetkan untuk bisa memainkan teknik fingering secara apik hanya dalam satu minggu kan sulit juga. Jadi pandai-pandai dalam membuat target agar bisa dicapai sehingga kamu bisa melihat perkembangan kamu sudah sampai sejauh mana.

4.    Show it Off

Tunjukkan keahlian yang kamu asah secara rutin kepada orang lain. Segala kritikan dan pujian yang kamu dapatkan setelahnya bisa membuat kamu lebih termotivasi lagi untuk mengasahnya bukan?

Demikian tips-tips agar kamu bisa mengembangkan dan akhirnya bisa memiliki keahlian dalam suatu bidang. Ingat, yang terpenting dalam mengembangkan suatu keahlian adalah konsistensi. Karena gak ada yang namanya seorang artis, ahli beda diri, maupun ilmuan yang bisa ahli dalam satu malam kan? Tetap semangat.



Cara Menghilangkan Kejenuhan dalam Bekerja


Terkadang dalam bekerja kita merasakan jenuh. Bosan melakukan rutinitas itu-itu saja. Berangkat pagi, pulang menjelang malam, terus begitu selama lima hari dalam sepekan. Tak jarang kadang malah harus sampai lembur, kerjaan menumpuk hingga kita lelah, tapi besok paginya harus masuk kerja lagi. Kalau sudah begini rasanya pergi bekerja terasa menjadi beban dan kita jadi tidak semangat.
Hal itu wajar kita rasakan, tapi jangan terlalu lama membiarkan rasa jenuh itu menguasai hati dan pikiran kita. Bagaimana cara untuk menghilangkan kejenuhan itu?

1.       Ingatlah Kembali Tujuan Kamu Bekerja

Ingat-ingat lagi bagaimana pertama kali rasanya sewaktu diterima bekerja dulu? Bagaimana bahagianya orang tua kamu mendengar bahwa anaknya kini sekarang sudah bekerja. Ingatlah momen-momen bahagia itu dulu, dan ingatlah tujuan-tujuan yang kamu miliki ketika memilih pekerjaan ini. Apakah kamu memiliki cita-cita mengumpulkan uang yang cukup untuk bisa memberangkatkan orang tua mu ke tanah suci (naik haji)? Apakah untuk bisa mengembangkan keahlian yang kamu miliki supaya lebih terasah dan bisa jadi profesional? Apakah untuk mengabdi kepada negara (misal kamu PNS) ? Atau sekedar untuk mencukupi kebutuhan mu dan membuat oang tua mu bahagia?  Ingatlah kembali tujuan awal mu bekerja sehingga arah mu kembali jelas dan kamu kembali memiliki alasan untuk kembali bersemangat dalam bekerja.

2.       Sadarlah Bahwa Kamu Termasuk Yang Beruntung

Lihat di sekitar mu, masih banyak orang yang belum memiliki pekerjaan dan hanya bisa berdiam diri di rumah. Ingatlah, lebih baik kamu capek badan karena bekerja daripada capek hati karena tidak tahu harus bekerja apa. Kamu yang bekerja, mungkin lelah, mungkin capek, tapi itu sementara, kamu tinggal tidur besoknya sudah kembali segar dan bisa beraktivitas lagi dengan normal dan semangat. Terlebih lagi, kamu bisa mendapat gaji dari pekerjaan mu. Kamu bisa memenuhi kebutuhan mu, keinginan mu, membiayai orang tua mu, kamu bahagia. Tapi bagaimana orang yang tidak punya kerjaan? Bangun pagi, mereka hanya bisa menelan ludah melihat orang yang berangkat pagi untuk bekerja. Mungkin kamu tidak tahu karena kamu memiliki pekerjaan, tapi bagi mereka itu bisa makan hati. Hari-hari terasa lama dan membosankan, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Bosan. Jadi pikiran. Capek. Habis itu tidak juga ada penghasilan. Boro-boro membiayai orang, untuk memenuhi kebutuhan sendiri saja kocar-kacir. Semakin capek. Kalau capek yang seperti ini, mau ditinggal tidur pun setelah bangun masih merasakan capek. Karena ini adalah capek hati. Lama kelamaan bisa membuat stres, ekstrimnya bisa membuat orang ingin bunuh diri.
Nah sekarang gimana? Sudahkah kamu merasa kalau dirimu beruntung memiliki pekerjaan? Sudahkah kamu bersyukur? Apakah sekarang kamu kembali menghargai pekerjaan mu dan bersemangat lagi?

3.       Lakukanlah Refreshing

Refreshing bisa dilakukan dengan menggeluti hobi ataupun jalan-jalan.

Baca Juga : Bagaimana Cara Bertahan Dari Stress yang Tiada Habis-habisnya

Coba deh ketika weekend, rencanakan waktu jalan-jalan bersama teman mu. Jalan-jalan ke mall sih boleh saja, tapi sekali-kali coba jalan-jalan yang agak berbeda. Misalkan kamu mencoba ke daerah yang belum pernah kamu kunjungin. Biar lebih terasa jalan-jalannya, cobalah untuk naik angkutan umum. Sesampainya di tempat yang kalian tuju, coba berjalan kaki melihat keadaan sekitar sambil cari-cari tempat yang asik buat nongkrong, misalnya ada tempat makanan yang kelihatannya enak, murah meriah atau sekedar karena spot-nya bagus untuk lihat-lihat. Setelah itu kalian bisa nongkrong sambil ngobrol sepuasnya, bicarain hal apa saja yang asyik dan jangan lupa taruh handphone ditengah meja. Jangan ada yang sampai main handphone
Coba deh.
Kadang dengan kesederhanaan bisa membuat jalan-jalan tambah seru karena dengan begitu jadi banyak cerita. Lebih banyak pengalaman yang bakal kamu temuin dibanding kamu jalan ke mal yang notabene isinya gitu-gitu aja dengan kendaraan pribadi. Kamu jadi tahu rasanya kepanasan di jalan, rasa capek nungguin angkot yang ngetem lama, rasa serunya bercanda sambil jalan kaki, rasa serunya lari rame-rame ngejer krl (kereta listrik) yang sebentar lagi mau berangkat, sensasi yang berbeda ketika melihat pemandangan sekitar sambil berjalan kaki dibanding naik kendaraan, rasa serunya ketemu banyak orang dengan berbagai macam latar belakang, dan masih banyak hal lagi. Dengan begitu jalan-jalannya bakal bener-bener kerasa dan seru. Kamu jadi punya banyak cerita dan yang terpenting kamu jadi senang dan bahagia. Rasa jenuh mu dikantor yakin bisa ilang deh.

Nah, kalau uda kembali bersemangat, lakukan lagi pekerjaan mu dengan sepenuh hati dan yang maksimal ya! Fighting!

Tips Agar Masa Muda mu Maksimal


Ketika menginjak umur 20an, kita berada di masa keemasan untuk berlaku produktif. Kita sedang berada dalam kondisi yang paling prima untuk menekuni suatu bidang yang kita kuasai dan kita senangi. Misalkan kamu suka bernyanyi, pada saat ini kamu bisa aktif-aktifnya tampil di panggung, melakukan rekaman, dan bahkan bisa melakukan debut menjadi penyanyi profesional. Kalau kamu suka main sepak bola, pada masa ini kamu lagi dalam kondisi yang paling fit, stamina serta teknik mu mungkin bisa membuat pelatih kagum dan mempertimbangkan kamu menjadi pemain utama di dalam klub. Lalu masih banyak lagi contoh lainnya. Yang ingin penulis tekankan disini adalah pada umur 20an seharusnya seseorang sudah menemukan minat dan bakat mereka dan sedang menekuninya dengan serius. 
Tapi kenyataannya tidak semua orang pada umur 20an sudah mengetahui minat dan bakat mereka. Masih banyak yang tidak tahu harus melakukan apa padahal umur mereka sedang di masa-masa produktifnya. Jangan sampai kita melewati masa muda kita begitu saja tanpa melakukan apa-apa dan tanpa pengalaman yang berarti. Nah, bagi kamu yang masih bingung akan apa yang harus kamu lakukan di usiamu sekarang yang menginjak 20an, berikut beberapa tips yang mungkin bisa membantu:

Jangan Kelamaan Berpikir, Lakukan!

Untuk menemukan hal apa yang sebenarnya kita sukai dan ingin kita tekuni memang butuh dipikirkan. Tapi jangan sampai kamu terlalu lama berpikir dan malah berlarut-larut dalam pikiranmu sendiri. "Aku ingin mencoba menjadi penulis, tapi ah kayaknya susah soalnya harus banyak membaca." "Aku ingin menjadi pemain sepak bola profesional, tapi stamina ku cepat habis." "Mungkin seru  menjadi penyanyi profesional, tapi kalau dipikir-pikir aku sering tidak sampai di nada-nada tinggi." Sebelum setiap kalimat kamu berakhir dengan kata tapi, lakukanlah dulu selama itu positif. Jika kamu ingin menjadi penulis, cobalah untuk menulis, mungkin cerpen, puisi atau sekedar diary untuk permulaan. Geluti dulu dalam beberapa waktu. Lakukan dengan sungguh-sungguh. Dengan begitu kamu akan tahu apakah sebenarnya yang kamu lakukan itu sudah benar minat kamu atau tidak.

Nah, kalau kamu sudah menentukan untuk menggeluti sesuatu, sekarang saatnya untuk:

Cari Lingkungan Yang Bisa Membangkitkan Semangatmu

Lingkungan juga bisa berpengaruh besar pada minat dan produktivitas kita. Kalau kamu berada di lingkungan yang penuh dengan orang-orang yang sudah punya tujuan tentang apa yang ingin dilakukannya  dan mereka terlihat antusias dan semangat menekuninya, energi positif yang mereka miliki bisa terserap loh oleh kamu. Kamu bisa jadi ikut-ikutan semangat seperti mereka. Jadi sebaiknya cari teman-teman yang seperti ini ya. Kalau temanmu ada yang suka mengeluh, malas, itu cukup kamu dengarkan sebentar lalu kamu pergi saja. Jangan lama-lama, nanti malah kamu ikutan malas-malasan lagi? hehehe.

Untuk menjaga api semangatmu dalam menekuni kegiatan mu, kamu bisa lakukan hal ini;

Tonton film-film Inspiratif

Kamu pernah nonton film "Rocky" gak? Tahu lah ya, filmnya Sylvester Stallone yang berkisah tentang orang biasa yang bisa jadi petinju kelas dunia, film yang tenar dari tahun 70an dan karena sukses filmnya dibuat sampai seri ke tujuh, terakhir di tahun 2015. Film itu inspiratif banget, nyeritain seseorang yang bernama "Rocky" yang tadinya bukan siapa-siapa, tapi dengan kegigihannya dalam berlatih dan andil yang besar dari pelatihnya serta support dari pacarnya, akhirnya dia bisa ngalahin petinju kelas dunia. Rasanya setiap habis nonton film Rocky Balboa ini badan kita langsung enteng dan serasa bisa melakukan pukulan-pukulan jab, straight, uppercut, dan hook dengan sangat baik. Nah, sering-sering lah nonton film-film yang seperti ini, yang bisa menimbukan semangat kamu, yang bisa menyadarkan kamu arti semangat juang, kegigihan, dan mental juara. Dengan begitu kamu yang tadinya mulai bosan menekuni kegiatan mu, setelah nonton film-film inspiratif jadi bisa semangat lagi deh.

Intinya, lakukan apapun yang ingin kamu lakuin selama itu positif. Gunakan masa mudamu sebaik mungkin untuk memperbanyak pengalaman. Ga perlu takut untuk gagal atau jatuh, karena yang perlu kamu lakukan tinggal bangkit dan berdiri, lalu belajar dari kesalahan. Orang bilang, kegagalan boleh kita rasakan berulang kali, tapi kita cuma butuh sekali untuk sukses. So, it's not so bad to try, isn't it?

Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Kamu Menikah


Menikah adalah momen dimana kamu lepas dari masa lajang. Yang cowok harus menafkahi si cewek, dan yang cewek harus melayani si cowok. Status "bebas" kamu sudah hilang setelah kamu menikah apalagi setelah kamu dikaruniai seorang anak, pasti semua waktu kamu tersita untuk mencari nafkah dan mengurus keluarga.

Tapi bagi kamu yang belum menikah masih bisa deh ngelakuin apa yang mau kamu lakuin tanpa harus mikir panjang. Nah, karena itu coba deh lakuin hal-hal berikut sebelum kamu menikah biar gak nyesel:

1. Berlibur ke tempat yang jauh bersama teman-teman
Berlibur adalah hobi dari kebanyakan orang, karena berlibur kita dapat mengenal tempat dan orang-orang baru. Kalo berlibur bersama keluarga itu sih udah biasa, tp kalo sama teman-teman serunya beda. Kamu bisa tentuin kemana aja tujuannya, dimana menginapnya, apa makanannya, dan kapan pulangnya. Liburan sama teman juga bisa ngeliat tingkah asli dia, karena 24 jam pasti kamu sama teman terus.

2. Merasakan patah hati
"Pengalaman adalah guru terbaik" kalimat yang pas untuk poin kedua ini. Dengan merasakan patah hati kamu bisa menjadi seseorang yang lebih tegas dalam suatu hubungan.

3. Pandai mengatur keuangan
Jangan jadi pribadi yang boros selama menjadi lajang, aturlah keuangan kamu bila perlu catat setiap uang yang keluar masuk, itu bisa membantu kamu untuk melihat apakah pengeluaran kamu lebih besar dari pemasukan.

4. Menabung
Ini sangat penting dilakukan sebelum menikah. Kenapa? Ya karena menikah itu perlu biaya, bro. Walaupun kamu gak buat pesta besar-besaran, menikah tetep perlu biaya. Darimana biayanya kalo kamu gak nabung dari sekarang. Malu kan kalo kamu maunya ngandelin orang tua terus.

5. Belajar memasak
Bagi kamu yang cewek ini adalah sebuah keharusan, karena urusan dapur pasti nanti kamu yang bakal pegang. Tapi walaupun begitu cowokpun harus bisa masak, karena bakal ada situasi kamu diharusin masak setelah menikah nanti, saat istri sakit misalnya.

6. Tinggal sendirian
Sendiri identik dengan mandiri, ya karena itu kamu harus mencobanya.

7. Memanjakan diri sendiri
Cobalah sekali-sekali pergi ke tempat refleksi, bioskop, atau ke tempat hiburan lainnya. Kamu gak bakal nikmatin hal-hal itu lagi setelah kamu menikah.

8. Melawan ketakutan terbesar kamu
Kamu pemalu? Coba berbicara depan orang banyak. Takut ketinggian? Cobalah bungee jumping atau wall climbing. Dengan mencobanya kamu udah bisa ngalahin ketakutanmu dan berbanggalah kalo kamu sudah melakukannya.

9. Fokus ke pendidikan dan karir
Bukan berarti setelah menikah kamu gak bisa melakukannya, tapi akan lebih baik kalo kamu sudah mencapai sarjana dan kemapanan sebelum menikah, karena itu akan menjadi landasan kamu untuk berkeluarga.

10. Menjaga kesehatan 
Tubuh mu adalah aset paling berharga, jadi hargailah dan rawatlah sebaik mungkin. Jauhi pola hidup yang tidak sehat.

Itu lah 10 hal yang mungkin perlu dilakukan sebelum kamu menikah. Jadikan masa mudamu berwarna agar bisa kamu ceritakan esok hari. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Bagikan tulisan ini jika menurut kamu berguna.

12 Skill Yang Harus Dimiliki Seorang Pria


Menjadi seorang pria haruslah dapat diandalkan dalam berbagai situasi dan dengan siapapun. Memang, semua manusia tidak ada yang sempurna, tapi jika kamu seorang pria pasti bakal jadi nilai tambah di mata orang lain kalo kamu bisa diandalkan.

Nah, pertanyaannya sekarang "Apakah kamu sekarang bisa diandalakan sebagai seorang pria?".

Jika belum kamu beruntung mengunjungi halaman ini. Jangan lah kamu jadi pria yang manja, apalagi didepan doi yang gengsi dong. Banyak sebenarnya hal yang harus di pelajari. Untuk itu simak deh hal-hal dibawah ini yang mungkin atau harus bisa kamu pelajari:

1. Keahlian Memperbaiki Kendaraan Bermotor
Kendaraan bermotor sudah menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari, entah itu mobil, motor, atau kendaraan umum. Para pria harus bisa memperbaiki kendaraan bermotor ini jika tiba-tiba kendaraanmu mogok dijalan. Jika kamu punya skill ini kamu tidak perlu lagi pergi ke bengkel dan bisa menghemat uangmu.

2. Mengerti Tentang Kelistrikan
Rumah kamu ada listrik kan? Kalo iya, kamu juga harus mengerti tentang kelistrikan, seperti memasang bola lampu, memperbaiki saklar, dll. Jangan takut kesetrum selagi kamu memakai alas kaki dan berhati-hati.

3. Bisa Masak
Masak gak harus selalu tentak wanita, pria juga harus bisa masak agar bisa lebih mandiri walaupun cuma sekedar masak telur, mie, dll. Lihat aja tuh chef-cher yang terkenal, kebanyakan priak kan?

4. Dapat Menggunakan Perkakas
Kamu harus bisa menggunakan perkakas seperti obeng, tang, palu, gergaji, dll. Kenapa? Ya karena itu termasuk tugas yang lumayan berat, apalagi seperti meng-gergaji kayu atau memaku tembok. Kamu punya tenaga yang lebih kuat dari wanita dan bakal bisa menyelesaikan kerjaannya dengan lebih cepat.

5. Bisa Nyuci
Jangan males jadi pria, pria juga harus bisa nyuci. Nyuci piring, baju atau nyuci kendaraan Pria haruslah bersih dan jangan cuma bisa ngandelin laundry ataupun steam motor.

6. Bisa Mengatur Emosi dengan Baik
"Orang yang hebat adalah orang yang dapat mengontrol emosinya dengan baik" pernah denger ungkapan itu? Kalo pernah yaudah tinggal di aplikasiin aja ke diri kamu. Pria gak boleh gampang marah, nanti cepet tua lho.

7. Bisa Nyetir
Mau nyetir mobil ataupun motor pria harus bisa. Jangan mau selalu nebeng ataupun nyewa supir dan nyewa ojek. Gimana mau ngajak jalan doi kalo gak bisa nyetir, ya kan?

8. Paham P3K
Sedikit banyaknya para pria harus paham tentang pertolongan pertama pada kecelakaan dan obat-obatan supaya kamu bisa menolong orang-orang yang terlibat kecelakaan di sekitarmu.

9. Mengerti Olahraga
Mengerti yang dimaksud adalah seperti tau dengan peraturan-peraturannya. Tapi kamu jangan sekedar mengerti aja, kamu juga harus bisa dan rutin berolahraga.

10. Bisa Beresin Rumah
Bukan cuma sekedar beres-beresin barang yang ada di rumah aja, tapi seperti ngecat, benerin genteng, benerin saluran air, benerin antena TV, dll. Itu adalah skill yang gampang-gampang susah dan beresiko. Jadi kamu yang pria harus bisa, ya.

11. Bela Diri
Ada baiknya kamu bisa bela diri untuk melindungi diri sendiri atau orang lain. Kamu bisa ikut perguruan-perguruan yang ada di sekolah, kampus, ataupun di sekitar rumah mu. Temukan yang sesuai dengan gaya kamu. Tapi ingat, pria gak pakai ilmu bela dirinya untuk kegiatan yang negatif.

12. Bisa Merawat Diri
Jangan jadi pria yang gak bisa merawat diri, merawat diri sendiri aja gak bisa, apalagi mau merawat anak orang. Hayooooo?

Itulah 12 skill yang harusnya dimiliki pria supaya bisa diandalkan. Tapi bukan berarti klo kamu yang gak bisa dari salah satu kriteria di atas tidak diakuin sebagai pria lho, sepertia yang sudah dibilang tadi manusia tidak ada yang sempurna. Semoga tulisan ini bermanfaat ya.

Bagikan tulisan ini jika menurut kamu berguna.

Bagaimana Cara Bertahan dari Stress yang Tiada Habis-Habisnya


Semakin beranjak dewasa, semakin kita mengetahui kalau keadaan tidak selalu indah seperti waktu kita kecil dulu. Pekerjaan yang menumpuk, tekanan deadline dari bos di kantor, teman yang tidak tahu diri, masalah percintaan yang belum juga menemukan akhir yang bahagia, masalah seakan tiada henti-hentinya berdatangan menghampiri dan menumpuk dalam kehidupan kita sehari-hari. Akibat dari itu, rasa rendah diri, perasaan sebagai orang yang tak berguna, rasa sebagai pecundang, muncul dalam benak kita, membuat kita stress dan down. Mungkin sebagian dari kita merasa kuat untuk menopang masalah itu dan tidak memperdulikannya. Tapi apa iya bisa kita tampung terus menerus? Ada saatnya perasaan itu akan meluap.

Kebanyakan orang meluapkan perasaannya dengan bercerita dengan teman atau kerabat sehingga setidaknnya bisa mengurangi beban dipundaknya. Namun bagaimana jika tidak ada seseorang pun yang bisa menjadi tempat untuk berbicara? Tidak sedikit yang akhirnya menjerumuskan dirinya sendiri ke arah yang tidak baik. Seperti, mabuk-mabukan, melakukan tindakan-tindakan sembrono seperti ngebut-ngebutan di jalan tanpa memikirkan keselamatan, menggunakan obat-obatan terlarang, bahkan ada yang sampai melakukan percobaan bunuh diri. Bagaimana caranya agar masalah-masalah itu tidak sampai merusak kita? Jawabannya adalah untuk melampiaskan segala kepenatan kita ke hobi. Setidaknya setiap orang harus memiliki 2 hobi. Apa saja itu? Hobi olahraga dan musik. Mengapa demikian? Untuk menjadi pribadi yang sehat seutuhnya, kita harus menjaga fisik dan jiwa kita, karena kalau fisik kita sakit walaupun jiwa kita sehat, kita tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa terbaring di tempat tidur, tidak bisa melakukan aktifitas dengan maksimal. Begitupula sebaliknya, walaupun fisik kita kuat, sehat, tapi jiwa kita tidak sehat, juga percuma. Kita menjadi orang yang stress, dan lebih parahnya lagi bisa jadi tidak waras dan akhirnya menjadi orang gila.

Hobi Olahraga - Dengan berolahraga, maka produksi hormon endorfin dalam tubuh dapat meningkat. Dapat diketahui, hormon endorfin adalah hormon yang diproduksi oleh sistem saraf pusat dan kelenjar hipofisis yang dapat memicu rasa senang dan mengurangi stress. Dengan jumlah hormon endorfin yang cukup di dalam tubuh, kita akan lebih semangat dan bergairah menjalani aktivitas sehari-hari. Selain tubuh yang sehat, jiwa kita juga akan lebih bahagia dan semangat. 

Hobi Musik - Musik bisa menenangkan jiwa bagi siapa saja yang memainkan ataupun mendengarnya. Musik bisa menginterpretasikan perasaan kita. Ketika sedang bahagia, kita dapat mendengarkan lagu dengan tempo cepat dan semangat. Ketika sedih, kita dapat mendengarkaan lagu-lagu sendu dengan makna lirik yang mendalam. Dengan musik, perasaan kita dapat tersalurkan dan jiwa kita dapat terjaga kesehatannya. Selain itu dengan mendengarkan musik, hormon serotonin dan endorfin dalam tubuh kita dapat meningkat sehingga kita dapat lebih ceria, tidak mudah tertekan, dan dapat mengindari stress. 

Dengan kedua hobi tersebut, maka hidup kita akan seimbang dan lebih sehat sehingga kita bisa selalu siap untuk menghadapi masalah-masalah dengan semangat setiap harinya.